JANGAN MENUNGGU BAIK UNTUK BERDAKWAH



“JANGAN MENUNGGU BAIK UNTUK BERDAKWAH”

Suatu ketika, kami sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat. Namun karena cukup jauh, kami tidak bisa menyelesaikan perjalanan hanya dengan waktu satu hari. Akhirnya, pada sore hari itu, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak, sambil menunggu datangnya esok hari. Singkat cerita, waktu subuh pun tiba. Lalu, kami bergegas untuk melaksanakan shalat subuh berjama’ah di Masjid yang kami jadikan tempat untuk peristirahatan. Selepas shalat subuh,  di teras masjid kami berkupul untuk bersiap-siap melakukan perjalanan kembali. Disela-sela ketika kami sedang bersiap-siap, dari kejauhan terlihat sosok bapak-bapak yang semakin menghampiri kami. Dengan langkahnya yang tenang, jubah putihnya yang bersinar, ia semakin mendekat. Ternyata itu adalah seorang Ustadz yang hendak pulang setelah melaksanakan shalat subuhnya, namun sebelum pulang, beliau menghampiri kami terlebih dahulu.

“Assalamu’alaikum” ucap beliau, dengan raut wajah yang berseri-seri. Sontak kamipun menjawab “Wa’alaikumussalam”. Selepas itu kamipun saling bertanya dan mengobrol ke sana ke mari. sampai suatu ketika beliau memberikan ilmu yang berharga kepada kami. Hal yang sangat saya ingat dan petik dari ucapan beliau adalah ketika beliau berkata “tidak apa-apa kita belum menjadi seseorang yang baik. Karena tugas kita adalah saling mengingatkan dalam kebaikan. Tentunya dengan cara berdakwah. walaupun yang kamu sampaikan adalah satu ayat. Karena dakwah itu ibarat kita melempar bola ke sebuah dinding, maka bola itu akan berbalik kepadamu”. Yang artinya, semakin kita berdakwah, semakin pula kita mengUPGRADE diri kita sendiri menjadi pribadi yang lebih baik. Karena apa yang kita sampaikan akan tersampaikan pula kepada diri kita sendiri. Seperti sebuah bola yang kita lempar ke sebuah dinding.

Subhanallah kata-kata itupun sontak membuka fikiran dan mengingatkan saya untuk senantiasa berdakwah dengan tujuan memperbaiki diri. Dan saya harap pun demikian temen-temen semua dapat mengabil hal yang baik dari kisah ini. Bahwa berdakwah adalah hak bagi setiap orang. dan setiap orang mempunyai cara dakwahnya masing-masing. karena Dakwah tidak hanya semata-mata berbicara tentang Al-qur’an dan Al-Hadits. Melainkan bagaimana kita mampu menebarkan kebaikan sebanyak mungkin dalam kehidupan kita. semoga bermanfa'at hhe.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.